Blog

Just Another Bali Website Design

Apakah anda menyalahi aturan Google?

Aturan SEO Google

Suka atau tidak, Google telah menyatakan diri sebagai pengadil, hakim dan eksekutor di dunia Internet. Mengapa? Karena hampir keseluruhan pencarian di internet masuk melalui search engine Google, inilah yang membuat Google mempunyai kekuasaan yang besar di dunia maya (world wide web).

Tujuan utama dari search engine seperti Google salah satunya adalah ingin menampilkan situs website yang paling relevan dari hasil pencarian. Jadi, hanya situs web yang benar-benar memiliki kualitas baik yang akan ditampilkan untuk pengguna, sehingga tidak ada lagi situs-situs website berbau penipuan, scam, spam, dll yang terangkum dalam dalam hasil pencarian Google.
Ini berarti semua marketing online yang mengandalkan SEO harus mematuhi semua aturan-aturan yang ada dalam membuat konten untuk berada dalam peringkat SERP yang tinggi dari Google. Berikut 5 gelagat jika Anda tidak patuh pada aturan Google.

1. Page/Halaman web tidak memberikan informasi yang cukup untuk pengunjung

Content is the king, jadi jangan pernah lupa dengan yang satu ini. Website Anda adalah "gate" ke dalam bisnis Anda. Tidak peduli apa yang dijual, baik itu barang atau jasa. Jika anda tidak benar-benar memiliki cukup informasi di situs Anda, itu berarti bahwa selain deskripsi produk, gambar, dan rincian dari layanan Anda, Anda harus menambahkan nilai apa yang Anda tawarkan dengan memberikan informasi secara gratis. Ya, dengan arti lain anda harus melakukan blogging. Jika Anda tidak menulis sesuatu setidaknya dua kali seminggu, maka secara tidak langsung Anda melanggar aturan Google. Google ingin melihat bahwa Anda memberikan basis pengguna Anda dengan banyak informasi segar, yaitu melalui blogging.

2. Page/Halaman web tidak memberikan informasi yang berguna

Seperti apa yang telah disebutkan diatas, content is the king. Namun tidak sembarang konten yang bisa Anda buat. Jika trik lama seperti keyword stuffing masih Anda gunakan untuk mendapatkan peringkat, mestinya Anda harus berpikir ratusan kali untuk meneruskannya karena itu adalah hal yang sia-sia. Isi web yang layak/berguna adalah konten yang benar-benar diperlukan pengunjung yang mampu membantu menyelesaikan permasalahan mereka atau memberikan wawasan baru. Misalnya, blog tutorial, tips dan trik, panduan untuk pemula, dll. Simpelnya, jika semua yang Anda kerjakan adalah memasukkan kembali produk atau jasa ke dalam setiap tweet, update dan posting blog, maka dapat dipastikan Anda melanggar aturan Google.

3. Page/Halaman web tidak mendapatkan cukup banyak organic links

Link building, mungkin akan selalu menjadi salah satu hal yang terpenting yang bisa dilakukan untuk SEO. Satu-satunya masalah adalah bahwa langkah itu benar-benar sulit untuk dilakukan dengan baik dan sah. Rahasianya adalah ada pada dua poin diatas, ya content is the king. Jika Anda memiliki konten web yang besar dan berguna, maka situs lain akan tertarik untuk menaruh link ke situs Anda. Organic link building bisa jadi terlihat sederhana namun tidak sesederhana yang dibayangkan. Saat ini Google (dan search engine lain) menjadi sangat ketat dalam mengawasi link building, alhasil tidak semua backlink bisa memberikan efek positif bagi website Anda. Backlink yang didapatkan dari source yang tidak jelas tidak akan memberikan efek positif, bahkan dalam jangka panjang bisa jadi itu justru dapat merugikan situs Anda sendiri.

4. Page/Halaman web tidak punya link ke situs besar lainnya

Link building memiliki jalan dua arah, dan boleh dibilang dua-duanya memiliki kekuatan yang sama penting. Ketika Anda sedang mencoba membuat sebuah profil yang sehat dari inbound links, Anda juga harus memfokuskan perhatian yang sama pada outbond links. Kenapa? Karena Google lebih suka melihat jika Anda mengarahkan pengguna ke informasi yang berguna sebanyak mungkin, terlepas dari apakah Anda menulis sendiri atau tidak. Dan sangat penting bahwa Anda juga harus memiliki link ke situs yang terkemuka dengan page rank tinggi. Google mempertimbangkan PageRank dari halaman yang terlink ke situs lain, sehingga mestinya dengan cara apapun arahkan pengguna langsung menunju situs yang besar. Dan, apapun yang Anda lakukan, jangan sekali-sekali mengarahkannya ke halaman spam atau website yang punya kredibilitas buruk. Itu jelas tanpa anda sadari akan melanggar aturan Google.

5. Pastikan situs web Anda mobile friendly

Nah, ini merupakan salah satu faktor penting dalam SEO. Pastikan situs Anda mampu terbaca dengan mudah dan jelas di semua perangkat mobile/tablet. Sejak 21 April 2015, Google benar-benar menaruh perhatian yang lebih pada hasil pencarian mobile dengan menghukum situs yang tidak mobile friendly. Setidaknya ini membuat Anda mesti memastikan bahwa situs Anda tidak hanya dirancang dengan responsif saja tetapi juga mendukung mobile friendly. Aturannya, jika website Anda sulit diakses oleh pengguna mobile, maka Anda melanggar aturan Google dan peringkat SERP Anda akan turun. Untungnya, Google telah menyediakan Mobile Friendly Test page untuk memeriksa apakah situs Anda mobile friendly atau tidak.

<< Go back to the previous page